Pemerintahan 31 Aug 2026

Pembinaan CSAK Jembrana Dorong SD Negeri 2 Baluk dan SD Negeri 4 Lelateng Tingkatkan Implementasi GPBLHS

A

Oleh Administrator

2 Menit Baca
18 kali dilihat
Pembinaan CSAK Jembrana Dorong SD Negeri 2 Baluk dan SD Negeri 4 Lelateng Tingkatkan Implementasi GPBLHS

"Tim Pembina CSAK Jembrana melaksanakan pembinaan dan pendampingan di SD Negeri 2 Baluk dan SD Negeri 4 Lelateng untuk memperkuat penerapan GPBLHS melalui konservasi energi dan air, pengelolaan sampah, serta peningkatan keanekaragaman hayati menuju terciptanya budaya peduli lingkungan di sekolah."

Jembrana, 31 Agustus 2026 – Komitmen untuk membangun budaya peduli lingkungan di lingkungan satuan pendidikan terus diperkuat oleh Tim Pembina Calon Sekolah Adiwiyata Kabupaten (CSAK) Jembrana. Pada Senin (31/8/2026), tim melaksanakan kegiatan pembinaan dan pendampingan di SD Negeri 2 Baluk dan SD Negeri 4 Lelateng sebagai bagian dari tahapan persiapan sekolah dalam mengikuti Program Adiwiyata.

Pendampingan dilakukan dengan memberikan arahan kepada pihak sekolah terkait penerapan Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (GPBLHS), termasuk pemenuhan dan pengelolaan bukti dukung yang diperlukan. Tim Pembina bersama warga sekolah membahas berbagai upaya yang dapat dilakukan untuk memperkuat pengelolaan lingkungan sekolah, khususnya pada aspek konservasi energi, konservasi air, pengelolaan sampah, serta peningkatan keanekaragaman hayati.

Untuk melihat penerapan program secara langsung, kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan lingkungan sekolah. Tim bersama pihak sekolah mengecek sejumlah fasilitas dan area pendukung, antara lain sarana cuci tangan, fasilitas konservasi air, tempat dan sistem pemilahan sampah, serta taman dan ruang terbuka hijau. Peninjauan ini sekaligus menjadi kesempatan untuk memberikan masukan terhadap aspek yang masih dapat ditingkatkan.

Pihak SD Negeri 2 Baluk dan SD Negeri 4 Lelateng menyambut baik kegiatan pembinaan tersebut. Kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan menunjukkan antusiasme dalam berdiskusi serta menerima berbagai masukan dari Tim Pembina CSAK Jembrana. Melalui pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan, kedua sekolah diharapkan semakin siap menerapkan GPBLHS dalam aktivitas sehari-hari dan menjadikan kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari budaya seluruh warga sekolah.

Program Adiwiyata diharapkan tidak hanya berorientasi pada pencapaian predikat, tetapi juga mampu membentuk kebiasaan positif dan karakter peduli lingkungan sejak dini. Dengan keterlibatan aktif seluruh warga sekolah, penerapan GPBLHS diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi terciptanya lingkungan belajar yang sehat, nyaman, dan berkelanjutan.

Demi Jembrana, Pasti Bisa!

Galeri Foto